Selasa, 11 Januari 2011

Cara menanam brokoli

Brokoli atau dalam bahasa inggrisnya broccoli menurut beberapa penilitian dari berbagai sumber adalah sayuran tersehat. Saya sih setuju saja karena penampilannya yang cantik dan rasanya yg enak. Tapi yang jadi kendala adalah bahwa brokoli masih sulit dicari di Indonesia kecuali di kota-kota besar dan harganya pun bikin kantung lumayan shock apalagi yang organik >.<

Apa boleh buat, berbekal tekad ingin menyediakan makanan sehat bergizi bagi keluarga akhirnya saya mencoba menanamnya dari biji.
Bermodalkan beberapa biji brokoli,polybag dan tanah di campur sekam bakar dan pupuk kandang/kompos, akhirnya saya mulailah acara menanam brokoli. pertama campuran tanah saya masukkan ke polybag sampai sekitar kurang dari 1-2 cm dari ujung atas polybag lalu saya taruh 2 butir biji brokoli dgn jarak 2 cm lalu saya tutup dgn taburan campuran tanah 1/2 cm.
Dari pengalaman saya biji brokoli termasuk cepat berkecambah (germinated), hanya kurang dari 1 minggu bahkan biasanya biji yang fresh/ segar akan mulai berkecambah 2-3 hari setelah semai.
Setelah muncul beberapa helai daun aslinya dan tingginya sudah mencapai 4-5 cm, saya mulai melakukan penjarangan alias 1 tanaman untuk 1 polybag. Hal ini saya lakukan karena lahan terbatas untuk langsung ditanam di tanah ataupun bedplant. Brokoli siap panen antara 2-3 bulan sejak tanam tergantung jenisnya. Tapi tahukah anda kalau kepala brokoli sebenarnya adalah bunga dari tanaman brokoli oleh karena itu segeralah panen swaktu bunganya belum mekar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar