Sunday, November 23, 2014

Cara menanam bunga Telang alias bunga Butterfly Pea alias Clitoria Ternatea

growing butterfly pea from seeds
Bunga telang segar yang cantik

Di tengah meningkatnya kesadaran akan kurang baiknya pengaruh pewarna sintetis atau pewarna buatan terhadap kesehatan tubuh manusia membuat saya tertarik menanam tanaman yang bisa dijadikan pewarna alami yang relatif lebih aman untuk di konsumsi.

Bukan mau sok-sok an tapi lebih kepada kepedulian dan kasih sayang saya kepada keluarga. Sekalian mungkin bisa membuat para tetangga dan sahabat juga merasakan hal yang sama. Maklum ditengah berbagai macam ancaman kesehatan yang bermacam-macam, dari polusi udara, air dan sebagainya termasuk makanan dan minuman yang kurang bersahabat sekarang ini. Maka jika kita bisa mengurangi beberapa di antaranya tentunya hal yang positif kan ?

Nah diperjalanan saya mencari-cari informasi tentang pewarna alami saya mendapatkan kan berbagai pengetahuan baru. Diantaranya :
Untuk pewarna alami berwarna kuning kita umumnya sudah tahu bahwa kita bisa menggunakan Kunyit.
Untuk pewarna alami hijau bisa menggunakan daun Suji dan daun Pandan.
Untuk pewarna alami pink bisa menggunakan bunga Rosella
butterfly pea flower plant
Yang baru bagi saya adalah untuk pewarna warna biru bisa menggunakan bunga Telang. Nah kelihatannya menarik nih, hingga saya mulai mencari bibit bunga telang dan syukur banget akhirnya dapat.
Sayangnya dari informasi yang saya peroleh bunga Telang ini pertumbuhannya merambat seperti kacang polong atau kapri.
Waduhh.. mau dirambatkan di mana lagi ini ? pusing saya..

Tapi sesuai peribahasa dimana ada kemauan di situ ada jalan. Akhirnya nekat mencoba menanam di wadah kecil, di gantung di bawah pohon buah dekat pagar. Pikir saya juga daripada repot membuat rambatan baru lebih baik dibiarin merambat ke pagar dan ke pohon itu (ide bagus ketika sedang malas hihi...). Tapi lokasi ini tetap mendapat cahaya matahari langsung dari jam 8 hingga jam setengah 11 siang. Sisanya terlindungi bayangan pohon.

Karena ukuran biji bunga Telang ini sedang saja, tidak kecil namun tidak juga besar maka saya menanamnya sedalam setengah sentimeter saja. Saya hanya menanam 3 benih/biji bunga Telang untuk percobaan. Dan 5 hari kemudian mereka mulai berkecambah. Senangnya hati ini... Namun kemudian kemarau sepertinya makin parah sehingga saya harus menyiram mereka setiap hari.
Untunglah kemudian 2 minggu belakangan ini cuaca sudah mulai menyenangkan. ada hujan tiap 2-3 kali sehari.. Leganya..

Tapi akibat mulai sering hujan jadinya saya jarang dong menengok tanaman saya. Hingga tadi pagi saat libur dan cuaca cerah setelah sarapan mulai deh inspeksi tanaman. Dari pangkas memangkas, kasih pupuk dan lainnya.
cahaya-4every1.blogspot.com
bakal bunga Telang 
Saat beralih ke lokasi tempat saya menanam bunga telang, saya terpana.. Di sela-sela dedaunan tanaman bunga lain yang mulai ikut merambati pohon buah cherry barbados, saya hampir tak percaya melihat beberapa warna biru indah. Bunga telang.. !! teriak saya dalam hati..
Setelah yakin, langsung saja saya ambil kamera dan mengambil beberapa fotonya. Tak lupa memetik bunganya untuk membuktikan kebenaran tentang manfaatnya sebagai pewarna alami. Sebenarnya sayang juga dipetik tapi saya lihat ada bakal bunga lain yang akan mekar. Mungkin besok atau lusa.
Rupa-rupanya tanaman bunga Telangnya sudah ada yang mekar sebelumnya, terlihat dari beberapa helai kelopak bunga yang telah layu.

climbing edible plant
Bunga telang yang layu 
Dan begitulah setelah ditaruh dalam gelas dan di tuang dengan air panas, perlahan air didalam gelas mulai berubah menjadi biru. Sayang bunga telang saya masih sedikit maka jadinya hanya setengah gelas dan birunya tidak terlalu gelap. Seandainya ingin warnanya biru gelap mungkin perlu 7 hingga sepuluh helai kelopak bunga telang.
Penasaran dengan rasanya ? saya juga hehe... Setelah dingin saya coba minum air biru itu. Enak ? tidak juga, Tidak enak ? juga tidak.. Rasanya ya tetap tawar seperti air putih biasa hihi.. Tapi justru malah bagus nih, jadinya netral buat di jadikan pewarna alami. Kalau mau dibuat sirup warna biru ya tinggal di tambahkan gula pasir atau madu, di beri es batu juga makin menambah kesegarannya. Bakal ada menu baru untuk yang berbuka puasa atau saat-saat istimewa lainnya horee...

infused water using butterfly pea flowerLucunya lagi ternyata dengan menambahkan air jeruk lemon atau cuka makan katanya bisa merubah warna air bunga telang menjadi ungu atau violet. Disini saya tidak mencobanya ya, secara lagi tidak ada stok jeruk dan cuka :b

Ternyata di negara asia lain contohnya Malaysia dan Thailand bunga telang ini biasa dimanfaatkan untuk pewarna makanan seperti nasi dan ketan putih. Nasi dan ketan yang diberi warna tampilannya jadi cantik. Nantilah kapan-kapan saya coba, kalau pas lagi rajin dan pas panen bunga telangnya banyak. Sekarang lagi berpikir untuk memindahkannya ke wadah besar atau langsung ke tanah, mengingat kalau panen bunga telangnya sangat banyak bisa dikeringkan dan disimpan hingga saat kita perlukan nantinya.

Yang berminat menanam bunga telang saya ada menyediakan benihnya, silahkan lihat di katalog HappyGarden ya


Baca juga :

March story
Menanam bunga Pansy

4 comments:

  1. Mbak, dapat bibit bunga telangnya dimanakah?

    ReplyDelete
  2. Hai mbak Dewi, saya ada tapi cuma sisa sepaket.. Masih proses restock.
    Kalau mbak minat nanam saya kasih buat bonus saja jika belanja benih lain. Lihat disini ya mbak http://cahaya-4every1.blogspot.com/p/blog-page_13.html
    Kontak saya juga ada di situ :)

    ReplyDelete
  3. Infomasinya sangat membantu, akan kami coba segera.. tp dimana kami bisa mendapatkan bibitnya ?
    Lokasi kami di Sleman Yogyakarta

    Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekedar sharing, Selain di blog ini.. di online shop semacam bukalapak atau tokopidia juga ada.. ^_^

      Delete

Budayakan komentar yang baik ya...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...