Thursday, November 20, 2014

Cantiknya bunga Portulaca Grandiflora

moss rose warna salmon
Bagi kawan gardeners yang masih asing dengan nama Portulaca grandiflora dan Purslane, mungkin lebih familiar dengan moss rose. Kalau masih merasa asing juga dengan nama tersebut bagaimana dengan bunga pukul 10 ? Pasti udah pada kenal.
Sebutannya sesuai dengan tanamannya, bunganya seperti mawar namun dalam versi mini. Yang jelas tidak berduri, malah daunnya juga cantik, kecil-kecil dan tebal sepanjang kurang lebih 1 inchi.



growing moss rose in hot climate
Moss rose warna putih
Kalau sebutan pukul 9 atau pukul 10 sesuai dengan waktu mulai mekarnya bunga ini yaitu sekitar jam 9 dan jam sepuluh pagi. Salahsatu keunikan tanaman ini yang bisa menunjukkan perkiraan waktu. Keunikan lainnya bunga moss rose ini bila sore dan menjelang malam, bunga-bunganya akan menguncup dan layu. Bahkan daun-daunnya pun seolah merapat dan menguncup pula seolah bersiap-siap tidur. Keesokan paginya barulah daunnya membuka kembali dan bakal-bakal bunga baru mulai bermekaran lagi pada jam yang telah menjadi nama panggilannya.

Moss rose ini bagus sekali untuk dijadikan ground cover alias tanaman penutup tanah karena pertumbuhannya merambat. Cocok juga untuk di tanam di pot gantung karena akan menjuntai cantik. Apalagi jika dikombinasikan lebih dari 1 warna.

Satu hal yang perlu di perhatikan yaitu bahwa tanaman cantik ini  merupan pencinta kehangatan matahari. Mereka akan tumbuh subur dan berbunga dengan gembira di bawah sinar matahari dan tidak mengeluh walaupun kita lupa menyiramnya selama beberapa hari.
Hebatnya lagi mereka jarang sekali bermasalah, baik hama maupun penyakit sepertinya tidak sampai hati mengganggu si cantik mungil ini.

Moss rose warna pink fanta 
Untuk cara perbanyakan bunga moss rose ini kita bisa menanamnya melalui cutting (stek batangnya) dan bisa juga menanam moss rose dari biji.
Cara pertama yaitu dengan stek lebih sering dipakai karena lebih cepat dan mudah.
Namun kadang dengan perbanyakan melalui biji/benih, kita bisa mendapatkan variasi warna baru.

Terdorong keinginan dan rasa penasaran akan warna-warna baru, kali ini saya mencoba menanam mose rose melalui benihnya. Mana tahu dapat moss rose yang kelopaknya ganda dan belang-belang seperti permen hihi...

Bermodalkan petunjuk yang saya dapat dan dicampur pengalaman menyemai benih tanaman lain sebelumnya, kemarin saya menyemai benih moss rose di pot.
Mari lihat bagaimana kelanjutannya nanti..

Koleksi terbaru saya kali ini adalah moss rose jenis purslane warna kuning yang unik dan cantik.
Kelebihan jenis ini adalah di musim hujan saat moss rose yang lain malas berbunga, moss rose purslane ini tetap rajin berbunga. Jadi menceriakan kebun / taman anda walaupun hari sedang suram karena mendung kelabu.


Moss rose lainnya yang saya punya bisa di lihat gambarnya di sini ya..

Sedangkan yang minat steknya bisa ke halaman ini HappyGarden

19 comments:

  1. Wahh.. yg salmon.. cantik bgt warnanya... belom pernah lihat... hehee...
    aku cuma punya yg pink muda, pink tua, dan bicolor doank... yg putih dan salem belom punya... hehee...
    Kemaren waktu di FLONA 2014, jg gak lihat ada yg jual warna salmon... :)

    ReplyDelete
  2. Yang orange dan kuning juga saya ada mbak tapi belum pada mekar.
    Kalau mbak sama warna salmon harga steknya 5 ribu rupiah aja lho.. ongkirnya juga cuma hanya 10 ribu lewat pos Indonesia hehe..
    Kontak saya bisa dilihat di halaman Happy Garden di kanan atas blog saya ini :D

    ReplyDelete
  3. Hai Mba, salam kenal. Bunganya cantik2 ya....^_^

    ReplyDelete
  4. Salam kenal juga mbak Indy.. Iya, bunga-bungaan memang cantik :D

    ReplyDelete
  5. salam kenal :D
    kalo ditempat sy namanya gembor watu ni. udah ky rumput saking banyaknya

    ReplyDelete
  6. Salam kenal juga mbak,
    Baru dengar yang sebutannya gembor watu.. iya memang kalau banyak jadi kaya hamparan rumput yang indah berbunga.
    Makasih dah berkunjung ya :)

    ReplyDelete
  7. beli benih moss rosenya dimana mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tanam bukan dari benih,melainkan dengan steknya mbak :)

      Delete
  8. moss rose saya tiba2 mengering di pucuknya, daun nya mengecil lalu mati. Sudah saya coba replant tapi bernasib sama. Kira2 masalah nya apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah coba di cek apakah ada hama yang menyerang moss rosenya ?
      Bisa diperiksa pada tanaman moss rosenya sendiri atau media tanamnya. Kemungkinan hama yang menyerang mengisap melalui batang atau akarnya sehingga pertumbuhannya moss rosenya terganggu dan lama-lama mati.

      Delete
  9. Replies
    1. Sementara masih fokus di blog ini dulu biar lebih mudah saling berbagi informasi dan pengalaman.
      Soalnya tujuan utama bukan jualan melainkan mengajak berkebun :)

      Delete
  10. hai mbak mau tanya saya punya moss rose tapi mulai berhenti berbungan, batang mengecil dan daun rontok, kenapa yaa apa yg salah. Apa memang ada masa hidupnya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga mbak Nurul,
      Iya moss rose setelah lewat masa tanamnya alias sudah tua biasanya memang tampilannya seperti itu.
      Untuk membuatnya bagus dan subur lagi cukup di cabut dan ditanam ulang potongan-potongan (stek) batangnya pada media tanam yang baru :)

      Delete
  11. Salam kenal mba, makasih infonya sangat membantu. Di tempat saya tanaman ini disebut krokot krn saking gampangnya tumbuh. Kebetulan saya jg nanam beberapa warna, cuma belakangan di bagian akarnya kada banyak bercak2 putih. Kira2 ada saran atau infokah? Trm ksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mas Andi,
      Putih pada akar tanaman bisa disebabkan oleh jamur, kutu putih dan lainnya. Lebih tepatnya bisa di cari infonya di google sesuai gejala dan penampakan pada akar krokotnya. Nanti mengatasinya lebih mudah setelah tahu apa penyebabnya.

      Sementara untuk pertolongan pertama buang bagian akar dan ganti media tanamnya dengan media tanam baru alias ditanam ulang krokotnya.
      Kalau rajin media tanam yang baru ataupun yang lama bisa disterilisasi dulu untuk mencegahnya.
      Tapi kalau sterilisasi dianggap kurang praktis dan mas Andi tidak masalah dengan non organik bisa menggunakan pestisida sesuai hama penyakitnya :)

      Delete

Budayakan komentar yang baik ya...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...