Sunday, January 20, 2019

Campuran cerita mengenai isi kebun dan kejutan ungu

Panen tomat dan cabai


Halo sahabat pembaca setia blog saya. Saya hadir kembali lewat tulisan untuk menyapa dan bercerita tentang kisah kebun saya.

Nah bagi yang sudah lama mengikuti blog saya pastinya sudah tahu dong ya apa saja yang pernah saya tanam meskipun tidak semua bisa saya tuliskan dan ceritakan. Kebanyakan gaesss... (lagi musim gas ges)Kadang kalau sudah terkumpul banyak dan saya (sok) sibuk dan kumat malas tapi terpaksa rajin jadilah tulisan yang berjudul seperti di atas yang sepertinya sudah tidak asing lagi di blog ini hihi...Tahun 2018 ini saya senang sekali karena semenjak punya kebun yang lumayan luas di dekat rumah saya bisa menanam lebih banyak jenis sayuran dibanding di rumah yang dulu.Ada kol / kubis, berbagai jenis sawi-sawian, umbi-umbian termasuk bermacam macam jenis kacang-kacangan yang saya tanam.Untuk kacang-kacangan mungkin akan saya buat tulisan tersendiri nanti.

Ok kita mulai ceritanya... Dulu, setiap saya menanam kol /kubis, saya pasti membeli benih yang merupakan benih kol/kubis F1. Maklum daerah saya kan dataran rendah yang suhunya panas, jadi mesti menanam jenis kubis yang adaptif sesuai daerah saya.

Tahun ini saya mencoba istirahat dulu dari benih sayuran F1 kecuali tomat. Bagi pekebun yang berpengalaman menanam tomat pasti tahu kalau menanam tomat adalah perjuangan dan pertempuran seru.
Yang kadang kita menangkan tapi sepertinya lebih banyak terkalahkan kecuali selama masa penanamannya kita menggunakan pestisida.
Karena banyak sekali jenis hama serta penyakit yang mengintai dan siap menggagalkan panen kita.

Maka dari itu saya menanam paling sedikit 2 jenis tomat F1 atau hibrida sebagai antisipasi kalau tomat biasa yang saya tanam karena kurangnya daya tahan menghadapi serangan hama atau penyakit tertentu.
Musim ini saya menanam tomat tropical ruby dan tomat big yummy dan patio yellow. Yang benar-benar saya syukuri karena dari 3 jenis tomat inilah saya dapatkan hasil yang sesuai dengan usaha merawatnya.
Pada gambar di bawah tomat tropical ruby ditandai dengan angka 1 dan tomat patio yellow dengan angka 2.
Sementara nomor 3 dan 4 adalah cabai.

Tomat patio yellow

Sementara untuk tomat jenis lain yah begitulah..
Saya sebutkan nama tomatnya hanya untuk berbagi informasi lho, bukan karena promosi.
Tomat non hibrida yang saya tanam yang mati terkena hama bahkan sebelum berbunga, ada juga yang pas berbuah tapi rasa buahnya kurang cocok di lidah untuk dimakan segar.
Hanya cocok untuk dibuat sambal yang bukan tujuan utama saya menanam tomat.
Ada juga yang enak tapi gampang retak / pecah kalau kelebihan air. Yang membuat buahnya tidak enak dilihat.

Makanya saya terbuka dengan informasi jenis tomat yang rasanya enak dan toleran bahkan tahan dengan hama penyakit.
Terutama keriting daun karena whitefly huhu...
Syukur - syukur bukan jenis tomat non hibrida karena biasanya yang hibrida agak mahalan harga benihnya sesuai keunggulannya.

Kembali ke topik menanam kubis, saya menanam jenis kubis yang berasal dari italia. Savoy purple cabbage dan seharusnya berwarna keunguan sesuai namanya. Tapi lagi-lagi akibat suhu yang panas warnanya luntur dan daunnya yang seharusnya agak keriting berkerut jika ditanam di suhu yang sejuk tidak terlalu muncul jika ditanam di sini.
Suatu hal yang sudah saya perkirakan sebelumnya. Dan bahkan karena kubis ini dikategorikan jenis Late saya sudah menyangka akan gagal karena musim kemarau sudah terlanjur datang.



Sekedar informasi : Di negara luar, kol/kubis menurut yang saya baca di salahsatu website berkebun, dikategorikan dengan istilah :

Early yaitu sekitar 50 - 60 hari
Mid yaitu sekitar 70 - 85 hari
Late yaitu lebih dari 85 hari

Perhitungan hari tersebut dihitung sejak bibit ditanam / dipindah ke lahan. Bukan dihitung dari hari penyemaian biji / benihnya.

Berkepala juga akhirnya walaupun cuaca panas


Alangkah bahagianya saya ketika melihat sebuah kepala dengan sedikit semburat ungu mulai terbentuk dan hari demi hari semakin membesar.
Tak disangka rupanya savoy purple cabbage yang saya tanam berhasil lumayan menyesuaikan diri dengan cuaca di daerah saya.
Bahkan salah satu berupaya keras menimbulkan keritingnya hingga kepalanya justru terlihat aneh.



Terserang tipburn

Berusaha keras menunjukkan savoynya


Sayangnya cuaca kemarau semakin panas dan kering. Sampai saya lihat tepi daun dikepalanya terbakar. Hingga suatu pagi saya putuskan untuk memanen salahsatunya.



Dipanen
Pengalaman yang berharga, Jika selanjutnya menanam kol / kubis non hibrida lagi akan saya perhatikan lebih mengenai jenisnya dan perkiraan lama panennya. Sehingga jangan sampai kol / kubis saya justru kepalanya tersengat sinar matahari sepanjang hari tanpa naungan di musim kemarau.
Rencana sekitar awal Januari saya mulai menyemai kubis lagi, yang penting jangan sampai waktu panennya di bulan kemarau.
Kecuali minta suami tersayang untuk membuatkan atap naungan untuk tanaman.

Sayuran lain yang mengejutkan saya adalah wortel ungu.
Sudah sering saya baca kalau wortel sulit untuk dibudidayakan di dataran rendah yang panas.
Tapi bukan saya namanya kalau tidak nekat dan mencoba tanaman melawan takdir.
Kasihan sebenarnya melihat mereka yang harus bertahan karena tidak bisa lari dari kenyataan hidup seperti halnya manusia.
Yah paling tidak menurut saya mereka yang tak berhasil adalah pahlawan hijau yang gugur di kebun yang layak mendapatkan ucapan terimakasih hik hik...

growing purple dragon carrot in tropic
wortel berkulit ungu setelah dicabut

Nah si wortel ungu yang saya tanam rupanya termasuk jenis yang dikaruniai daya adaptasi lebih baik dari beberapa jenis wortel unik lain yang pernah saya coba. Jenis wortel yang toleran panas dan cocok di dataran rendah.
Sehingga hasil dari tebar-tebar dan semai sedikit benihnya ada yang berhasil menyenangkan saya.
Sempat ragu kalaupun mereka tumbuh akankah berhasil berumbi. Bahkan jika berhasil bagaimana dengan rasa dan teksturnya ?
Jangan-jangan pahit dan keras.
Tapi alhamdulillah ternyata sesuai deskripsi yang tertulis bahwa rasanya "sweet and spice" alias manis sedikit pedas.
Yang jelas membuat ketagihan.

Setelah dicuci, kulit ungunya makin kelihatan

Untuk daerah yang musim kemaraunya yang juga panas saran saya mungkin sebaiknya menanam kol dan wortel ini di lokasi yang terkena sinar matahari langsung sejak bersinar di pagi hari maksimal 5 - 6 jam.
Untuk wortel di kebun saya sekitar 3-4 jam terkena sinar matahari pagi dan 2 jam matahari sore.

Kulitnya ungu tapi dalamnya oranye

Dan sejak sekarang si duo ungu ini termasuk dari sekian jenis sayuran di daftar tanam saya setiap tahun sampai nanti saya bosan hehe...
Meskipun saya juga tergoda menanam jenis wortel yang total luar dalamnya berwarna ungu, atau wortel yang berwarna kuning dan putih.
Untuk wortel oranye biasa saya lebih pilih beli di pasar hehe...

Bagaimana dengan kawan pekebun sekalian ? apakah kalian juga membuat daftar tanaman yang mesti di tanam dan apakah ada juga jenis tanaman yang selalu termasuk di dalamnya setiap musim tanam ?


Catatan :
Bagi kawan pekebun di Indonesia yang berminat menanam kol/kubis savoy purple cabbage dan carrot purple, jangan khawatir..
Setiap belanja benih Rp 50.000 sebelum ongkir dapat 1 bungkus bonus ekstra dari salahsatu benih tersebut, selain bonus benih acak (random) yang biasa.
Berlaku mulai bulan Februari 2019 dan selama persediaan masih ada. 

4 comments:

  1. Hi mba Ami, 2 thn terakhir utk tomat aku beli youngplants spy cepat panen dan lbh tahan penyakit, krn tanamannya juga pakai sistem sambung gitu. Tapi .. klo sdh kena spider mites sih ga ada ampun tamat riwayatnya haha :D .
    Lihat mba nanam Kol aja aku sdh seneng, klo aku nanam di pot ko aku ragu ya, bakalan ga maksimal, mending spt mba AMi nanam di lahan, jd gede bangett :) .
    Wortel warna warni baru sebatas pengen nanam mba, ga sempet ngerjainnya :D .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Nella, Enak lho beli bibit tanaman yang sudah tumbuh dan tinggal membesarkan.
      Iya, kol gede tanamannya. Kalau di pot paling ngga ukuran 15 - 20 liter. Kecuali ada jenis kol mini kali ya.
      Wortelnya aku masih sistem tebar sana sini numpang di wadah tanaman lain. Eh ternyata ada yang sukses hehe...

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. numpang promote ya min ^^
    Hayyy guys...
    sedang bosan di rumah tanpa ada yang bisa di kerjakan
    dari pada bosan hanya duduk sambil nonton tv sebaiknya segera bergabung dengan kami
    di DEWAPK agen terpercaya di tunggu lo ^_^
    5

    ReplyDelete

Budayakan komentar yang baik ya...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...