Thursday, February 11, 2016

Yang mekar bersemi musim penghujan ini

Achillea double diamond mulai berbunga

Hai semua.. apa kabarnya ?
Sepertinya semua daerah di Indonesia sedang mengalami musim penghujan ya.. Bahkan menurut BMKG bulan ini sedang mencapai puncaknya.
Namun semoga ditengah suasana mendung, dingin dan becek sekarang ini semoga kabar para pembaca tetap baik dan bahagia saja ya..

Meskipun sesekali saya juga kadang mengeluh jika hujan terutama di pagi hari.
Itu karena saya tidak senang jika kiriman benih maupun bibit tanaman pesanan para pelanggan sampai tertunda karena saya tidak bisa keluar rumah menuju kantor pos.
Syukurlah jika pun sampai tertunda, para pembeli berbaik hati memakluminya.

Nah dikarenakan pagi ini hujan sejak subuh dan belum ada tanda mau berhenti maka daripada bawaannya muram maukan saya ajak melihat beberapa tanaman saya yang mekar di musim hujan ini.

Tentu saja fotonya bukan di ambil pas hujan karena kamera saya kamera lama yang standar jadi tidak tahan air hehe..Tapi dari beberapa foto terlihat jejak setelah hujan maupun mendung sebelum hujan sehingga terlihat basah ataupun gelap.

Saya awali dengan foto tanaman bunga Dahlia jenis Fireworks mix yang saya tanam dari biji sekitar bulan November tahun 2015 lalu. Minggu pertama bulan ini (kurang lebih 3 bulan sejak semai), tanamannya mulai mengeluarkan kuncup bunga.
Berhubung ini jenis campuran maka saya tidak tahu bakal berwarna apa bunganya.
Dan tadaaa.. ternyata yang mekar pertama adalah yang berwarna putih dengan semburat garis-garis merah ungu. Cantik kan.. cantik kan.. ?

dahlia fireworks white in tropic
Dahlia fireworks putih
Nama fireworks memang disematkan karena corak garisnya yang meyerupai percikan kembang api.
Penasaran dengan 2 tanaman yang lain yang juga mulai mengeluarkan kuncup bunga.
Semoga dapat warna yang berbeda-beda biar makin semarak kembang apinya.
Selain Dahlia fireworks saya juga menanam bunga Dahlia harlequin dari biji. Ceritanya bisa dibaca di artikel ini. Jadi kesimpulannya menanam dahlia dari biji / benih juga tidak kalah mudahnya dengan menanam dahlia dari umbi.

Growing dianthus chianti in tropical climates
Pesona bunga Dianthus Chianti
Yang kedua adalah bunga Dianthus jenis chianti.
Sebelumnya saya pernah menanam bunga Dianthus jenis baby doll. Nah berhubung sukses maka saya beranikan diri menanam lagi yang tipenya berkelopak ganda / double flower. Mirip bunga Carnation yang notabene juga merupakan keluarga bunga Dianthus.

Dianthus Chianthi saya pilih karena bunganya yang sangat cantik dan unik, warnanya juga gelap yang termasuk jarang pada bunga. Tambahannya lagi sesuai keterangan dari suppliernya bunga ini ada aroma harumnya. Makin kepincut kan saya..

Cara menyemai bunga Dianthus mudah sekali, tinggal tabur ditanah lembab lalu tutupi selapis tipis tanah halus lalu siram perlahan. Kuranglebih setelah 3 bulan sejak disemai mereka mulai mengeluarkan kuncup siap berbunga dan bermekaran.

Benar-benar cantik sesuai harapan. Ketika saya coba mencium bunganya memang tercium samar aroma harum lembut. Jangan harap aromanya sekuat melati atau bunga yang harumnya tajam lainnya.
Tapi sekedar untuk melengkapi manisnya misteri warna bunga ini. Apakah warnanya ungu kehitaman atau hitam keunguan ?

Bunga dianthus chianti saya semai bersamaan dalam satu pot dengan achillea double diamond (foto paling atas). Saat menyemai saya berharap jikalau yang satu gagal kan paling tidak satunya berhasil, jadi potnya tidak kosong sia-sia.
Tapi ternyata baik dianthus chianti maupun achillea double diamond sama-sama mudah dan semangat tumbuh. Bahkan waktu berbunganya juga sama.

Achillea double diamond ini juga bisa dijadikan bunga potong layaknya baby breath, namun bagi saya bunga achillea double diamond lebih tangguh dan cepat berbunga.
Tidak rewel dan gampang terserang hama seperti baby breath. Paling tidak di dataran rendah yang cuma 30 an dpl ini.

Bunga berikutnya yang sedang mekar adalah bunga Phlox, jika sebelumnya yang bermekaran adalah bunga phlox warna putih dan ungu maka bulan ini yang mekar adalah bunga phlox yang berwarna pink. Mirip vinca namun tentu ada ciri khas cantiknya sendiri.

Growing phlox from seeds in tropics
Bunga phlox pink ditanam dari biji
Bunga selanjutnya yang sedang mekar adalah bunga coreopsis mardigrass. Sepertinya bunga ini tumbuh dari bijinya yang telah matang dan jatuh di sela rimbunan tanaman daylily.
Memang senang kalau kita menanam bunga yang termasuk kategori bahasa kerennya reseed atau self seeded yang artinya mudah tumbuh sendiri.
Jadi sekali menanam selanjutnya benihnya akan berjatuhan dan tumbuh kembali musim berikutnya. Mudah dan murah, cocok jadi semboyan pekebun seperti saya hehe...

Coreopsis mardigrass tumbuh sendiri
Bunga terakhir di tulisan kali ini adalah bunga daylily.
Yang sekarang sedang mekar adalah bunga daylily yang kelopaknya tumpuk. Bunga jenis ini saya tidak tahu namanya apa tapi yang jelas ada aroma harumnya. Aromanya mirip wangi salahsatu produk bedak dan cologne bayi.
Makanya saya menciumnya karena perasaan sedang menciumi bayi yang baru habis mandi.
Menyenangkan sekaligus menenangkan perasaan keibuan saya.

Bunga daylily double flower setelah kehujanan

Selain bunga daylily di atas saya juga menanam bunga daylily yang kelopaknya tunggal. Ada yang berwarna kuning (daylily fooled me), merah (daylily autumn red) dan lavender.
Sayang yang warna kuning dan merah pas mekar tidak sempat di foto. Sedangkan yang warna ungu lavender belum berbunga.

Demikian sekilas cerita tentang tanaman bunga yang sedang mekar di pertengahan musim penghujan ini. Tunggu cerita saya selanjutnya ya  ^_^










9 comments:

  1. Replies
    1. Terima kasih pujiannya, bunga-bunganya senang mendengarnya :)

      Delete
  2. Musim hujan saatnya menampung air hujan mbak, lumayan klo bisa nampung banyak buat musim kemarau jadi irit air pam :D .

    Sebenarnya aku gak suka bunga yg ukurannya kecil, eh Dianthus mbak Ami unik banget warnanya, jadi pengen nanam, kebetulan aku dapat dikasih bibitnya mix :D .

    Bunga.-bunga yang mbak Ami tanam pada unik deh hebatt bisa nanam bunga dari LN di tanah air :) Salam hijauu yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. iya mbak, ada 2 drum spesial tampungan air hujan dikebun.
      Yang jelas buat nyiram tanaman kalau nanti kemarau.

      Hayuk mbak ditanam bibitnya, apalagi kalau punya mbak dianthus mix pasti lebih cantik dan semarak balkonnya.

      Salam hijau dan berbunga-bunga juga buat mbak Nella :D

      Delete
    2. Drum ku hanya 1, itupun join dg yg tinggal di lantai dasar. Klo musim panas aku ngisi2 jeringen 5 L buat persediaan hehe. Katanya sih air hujan bagus buat nyiram tanaman. Klo air keran ditempatku banyak kandungan kapurnya, jadi permukaan tanahnya putih2 :( .

      Delete
    3. Iya pernah baca di internet kalau di Eropa kebanyakan tanahnya kaya kandungan kapur, makanya tomat apalagi yang besar-besar bagus hasilnya ngga gampang kena BER :)

      Delete
  3. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuanya.semoga selalu menjadi bagi semuanya. salam sukses selalu.Amin
    htt://karanganbungapapanblog.wordpress.com
    0812.4912.3012

    ReplyDelete
  4. salam kenal mba.. nama saya Anna.. ini pertamakali saya berkunjung k blog mba dan saya langsung terkagum-kagum liat smua koleksi bunga mba.. Waaw ^^.. apalagi waktu baca posisi mba yg cuma diketinggian 30an dpl waaaw... saaya jd semakin semangat ingin coba menanam bunga2 yang saya suka dr biji ^^.. salah satunya diathus. boleh saya tau cara penanamannya mb? setelah bijinya disemai, potny ditutup atau di letakkan ditempat teduhkah? trus kapan ya boleh mulai diletakkan ditempat yg terkena cahaya matahari? makasi sebelumnya ya mba ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Anna, salam kenal juga..
      Senangnya saya kalau bertambah lagi teman berkebun ^_^
      Dianthus dulu tidak saya tutup, tapi karena saat menyemai potnya ditaruh di partial shade, agak teduh terlindung jadi media tanamnya tidak cepat kering.
      Sinar matahari tetap dapat tapi tidak terlalu menyengat.

      Jadi dari awal semai hingga berbunga saya tidak pindah-pindah pot dianthus.
      Tapi kunci suksesnya menyemai benih / biji tanaman itu rata-rata sama, yaitu : media tanam lembab, terkena cahaya sinar matahari pagi tapi terlindung dari hujan deras.

      Semoga Anna sukses memiliki taman bunga di rumah yaa...


      Delete

Budayakan komentar yang baik ya....

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...