Friday, May 16, 2014

Arti kata dari berbagai istilah dalam dunia tanaman

Seringkali penggemar tanaman menjumpai berbagai kata atau istilah yang dipakai namun kita tak mengerti apa artinya. Jangan merasa bodoh duluan karena sebenarnya rata-rata banyak (termasuk penulis dulunya) yang belum mengetahuinya terutama pemula yang baru saja tercebur atau malah menceburkan diri ke dalam dunia flora yang sekali masuk anda akan betah di dalamnya hihi..
Nah jadi untuk membantu anda yang terjebak agar tidak hanya melongo kebingungan sebaiknya kita pelajari bersama-sama beberapa istilah yang lazim kita temui. Contohnya kita sering bertanya-tanya apa arti dari annual, perennial dan biennial. Atau apa arti / maksud dari determinate dan indeterminate. Juga apa arti dari heirloom, hybrid, dan GMO. Saya berusaha semampunya untuk menjadikannya ringkas namun jelas. Oke, silahkan disimak :

  • Benih / seed : adalah sebutan untuk biji tanaman.
  • Bibit : adalah sebutan untuk yang sudah berbentuk tanaman yang masih muda atau bakal tanaman yang masih di awal pertumbuhannya. Biasanya digunakan dalam perbanyakan tanaman termasuk di dalamnya berupa benih yang sudah tumbuh, stek, hasil cangkokan, rimpang, umbi dsb.
  • Bulb / umbi : biasanya dipakai untuk menyebut bagian bawah / akar tanaman yang menggembung atau membesar didalam tanah yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi ada yang berbentuk lapisan semisal umbi bawang (pada bawang merah, lily, amarylis), ada pula umbi biasa seperti umbi pada wortel, kentang dan singkong. Umbi lainnya antara lain adalah rhyzome / rimpang ( pada jahe, kunyit dll), tuber (pada sedap malam, dahlia dll), corm (pada gladiolus) dan jenis umbi lainnya.
  • Dwarf / kerdil : adalah jenis tanaman yang pertumbuhannya tidak tinggi dan besar sehingga cocok untuk di pot / wadah kecil. Bisa dibayangkan seperti versi bonsainya.
  • Determinate : Jenis tanaman yang dari sosok pertumbuhannya bentuknya lebih melebar membentuk semak sehingga kadang tidak diperlukan penyangga pada tanaman ini. Tanaman jenis ini bisa dan cocok ditanam pada pot atau wadah (container kata orang bule mah..) berukuran sedang hingga besar.
  • Indeterminate : Tanaman yang sosok dan pertumbuhannya lebih mengarah keatas alias jangkung sehingga cenderung diperlukan penyangga agar tidak mudah roboh terutama saat berbuah. Sebagai tambahan biasanya istilah determinate dan indeterminate lebih sering digunakan pada tanaman tomat.
  • Annual : Biasanya dipakai untuk menunjukkan usia jenis tanaman. Annual bisa diartikan sebagai semusim. Biasanya digunakan pada tanaman bunga dan sayur dan buah yang sejak dari mulai tanam hingga panennya berlangsung singkat (dalam hitungan minggu/bulan saja) kemudian mati. Contoh pada bunga misalnya cosmos, zinnia dan marigold. Contoh pada sayur misal tomat, cabe, sawi dll. Pada buah contohnya timun, semangka, melon dll. 
  • Perennial dan biennial : biasanya menyatakan tanaman yang usianya lebih panjang, untuk mudahnya kita sebut saja tanaman menahun. Yang artinya usianya bisa mencapai 2-3 tahunan bahkan lebih jika kondisi maksimal. Pada bunga misalnya dahlia, lily, mawar. Pada sayur misalnya artichoke, asparagus dll. Pada buah misalnya strawberry. Sebenarnya istilah annual, perennial dan biennial lebih sesuai untuk wilayah yang mengalami 4 musim. Sedangkan di wilayah tropis cukup menggunakan sebutan tanaman semusim dan tanaman menahun.
  • Heirloom : menggambarkan tentang keadaan dan asal usul suatu benih, jika dikategorikan heirloom maka benih tersebut merupakan benih yang murni dan diwariskan dari generasi ke generasi sehingga sifatnya cenderung stabil.
  • Hybrid : adalah kebalikan dari heirloom, yaitu menggambarkan bahwa benih tanaman tersebut berasal dari campur tangan manusia dengan maksud menggabungkan keunggulan pada 2 tanaman berbeda kedalam satu tanaman dengan tujuan mendapatkan hasil maksimal sesuai yang diharapkan. Maka dari itu sering kita mendengar kata benih unggul. Namun pada hybrid cara yang digunakan masih cara alami yaitu penyerbukan silang pada bunga tanaman.
  • GMO : merupakan kependekan dari Genetically modified organism, sehingga bisa ditebak kalau benih yang dikategorikan Gmo adalah benih yang telah mengalami rekayasa genetik sel / dna, yang secara alami tidak akan terjadi. Misalnya penambahan virus atau bakteri agar tanaman kelak mempunyai kekebalan atau toleransi terhadap pestisida. Keberadaan GMO masih menjadi polemik hingga kini.
  • Organik : Secara garis besar adalah sesuatu yang alami tanpa ada penambahan bahan sintetis. Misalnya bertani secara organik adalah sistem pertanian yang menggunakan bahan dan cara alami (pupuk kandang dan pestisida dari bahan alami) 
  • anorganik / non organik : Merupakan lawan dari organik.
Demikian sedikit rangkuman mengenai istilah pertanaman, lebih kurangnya harap dimaklumi karena penulis bukan seorang ahli. Oh ya jika ada yang ingin bertanya atau menambahkan atau menurut anda ada hal keliru, maka penulis dengan senang hati menerimanya.. 

No comments:

Post a Comment

Budayakan komentar yang baik ya...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...