Wednesday, July 1, 2015

Menanam Rain lily dari biji


Koleksi rain lilyku

Haii.. kita jumpa lagiii...
Kali ini saya mau berbagi tentang caranya menanam Zephyranthes atau rain lily dari biji /benihnya.
Yang belum mengenal tanaman bunga ini bisa berkenalan dulu melalui tulisan saya sebelumnya di sini. Sementara yang sudah tahu persis mari terus membaca ya..
Biasanya nih menanam zephyranthes lazimnya dari umbinya saja. Selain mudah, mereka juga lebih cepat berbunga dari yang ditanam melalui benihnya.
Lantas kenapa berminat menanam melalui biji benihnya ?
Well, sebagaimana tanaman lainnya, kalau kita ingin mendapatkan tanaman yang banyak dengan harga lebih murah tentu saja dengan menanam dari biji.

Selain itu karena sifatnya yang unik dan khas membawa gen orangtuanya yang seringkali tidak sama persis antara satu benih dan benih lainnya, menanam dari benih merupakan cara terbaik mendapatka varietas baru melalui hasil persilangan.

Hasilnya bisa bervariasi lho, ada yang dominan sifat salahsatu orangtuanya. Ada pula yang merupakan perpaduan sifat orangtuanya.
Seperti manusialah, kan ada tuh anak yang mirip ibu atau mirip ayah atau perpaduan keduanya.
Tiap anak punya keunikan dan khasnya masing-masing.

Growing rain lily from seed
Bentuk buah / bakal biji rain lily

Nah kita balik lagi ke masalah benih rain lily. Bagaimana sih bentuk dan tampilannya ?
Setelah berbunga jika pembuahan / penyerbukan berhasil terjadi alias sukses. Maka pada pangkal bunganya lama kelamaan akan tampak menggembung. Kita sebut saja itu buahnya.
Semakin lama semakin besar, hingga akhirnya kulitnya akan retak dan benihnya yang telah matang sudah terlihat.
Penting sekali mengamati perkembangannya begitu tanda-tanda akan pecahnya si buah agar jangan sampai kelewatan dan benihnya sudah berjatuhan. Kan repot tuh mencari benihnya kalau sudah tersebar ke sana kemari di tanah.

Setelah pecah dan matang kita ambil dan kumpulkan benihnya. Setelah selesai di pilih dan disortir dulu yang mana yang layak tanam. Kalau bentuknya aneh dan atau malah kempes atau kopong sebaiknya dibuang sajalah. Biasanya sih tidak bisa tumbuh.

Zephyranthes seeds
Benih / biji Rain lily

Kemudian benih yang bagus sesegera mungkin kita tanam. Karena benih ini cepat sekali kehilangan viabilitynya. Bahasa lainnya sih cepat kadaluarsa walaupun cara penyimpanannya sudah baik dan benar.

Benihnya cukup mudah ditanam karena ukurannya seperti benih kangkung hanya lebih rata dan warnanya hitam pekat dengan permukaan benih yang licin.
Kedalamannya cukup 0,5 cm saja  di media yang lembab dan gembur. Taruh di tempat teduh tapi terang. Ada baiknya di tanam di tempat tersendiri dan di beri nama karena kuatirnya tak sengaja tercabut dan terbuang. Soalnya bisa jadi malah di sangka rumput liar.
Germinasinya lumayan cepat dan mudah. Dalam 3-4 hari 80 % mereka sudah mulai berkecambah.

Rain lily / zephyranthes seedlings
Gampang dan cepat tumbuh

Milik saya ini adalah yang saya tanam dari rain lily kuning. Karena yang kuning masih lumayan mahal dibandingkan yang putih atau pink.
Lagipula saya sekaligus ingin belajar menyilangkan rain lily, siapa tau dapat warna warni cantik seperti milik breeder rain lily Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara. Siapa lagi kalau bukan pak Fadjar marta.

Kalau melihat koleksi rain lily beliau rasanya kita jadi sesak nafas karena kagum karena keindahannya.
Sayang beliau tidak menjual secara bebas. Kalau berminat beli setahu saya harus langsung kontak beliau dan minimal pembelian pun ngga bakal terjangkau saya biarpun nabung 10 tahun hiks hiks..
Entahlah, mungkin karena proses menghasilkannya yang lama, rumit dan mahal.

Gambar-gambar di bawah ini adalah beberapa koleksi beliau yang tercantum di website Pacific Bulb Society. Ada yang double flower juga rain lilynya.. waaa...
Lengkapnya baca langsung di websitenya ya.

Gambar milik Pacific Bulb Society

Gambar milik Pacific bulb Society


Untuk pemberian nama ternyata beliau ngga lupa mengangkat nama dan kebudayaan Indonesia.
Sebut saja beberapa nama rain lilynya yaitu Krakatau, Batik, Jakarta Jewel, Bali beauty, dll.
Yang penasaran menengok koleksi beliau silahkan langsung menuju ke akun facebook beliau ya..

Sebelum saya tutup, jika ada yang bertanya berapa lama menanam Rain lily dari benih sampai berbunga. Dari yang saya baca sih rata-rata sekitar 3-4 tahun. Tapi tidak mengapalah, sementara menunggu berbunga kan daunnya juga cantik seperti rumput penghias taman.

Oke, sampai di sini dulu cerita tentang menanam rain lily dari benih.  Tetap jaga semangat berkebun anda ya, salam flora..





5 comments:

  1. Yg mbak Ami tanam cakep warna pinknya. Kapan tuh prnh ada yg minta dicarikan yg unik2, aku males nyarii, krn ko ga prnh liat ditoko.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga tahunya justru sumber rain lily hybrid yang cantik dan unik itu dari Indonesia ya mbak :D

      Delete
  2. Akuuu punya yang putih bunga ini, malah baru tau namanya rain lily...
    Hehe, infonya manteb mbak.
    Salam kenal yaa...

    ReplyDelete
  3. Wah baru tau bunga ini namanya rain lily, aku punya yang putih nanam dari umbi. Bagus banget, padahal aku pengen yang kuning dan pink aja belum kesampaian ehhh ternyata masih banyak jenis yang lain...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Susleni, salam kenal juga..
      Iya cantik - cantik banget ya rain lilynya.. :D

      Delete

Budayakan komentar yang baik ya....

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...