Friday, January 16, 2015

Panduan menanam benih tanaman ala rumahkubahagiaku

melampodium seedling
benih melampodium yang tumbuh
Halo gardeners, artikel kali ini saya buat terutama untuk gardeners beginner alias teman-teman yang baru mulai bertanam ria termasuk buyers Happygarden yang baik hatinya.
Panduan ini semata-mata berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman pribadi saya selama berkebun sejak awal tahun 2010 hingga hari ini. 
Tentu saja saya juga masih perlu banyak belajar dalam dunia pertanaman ini sehingga saran dan sharing kawan-kawan dengan senang hati saya harapkan. 
Langsung saja simak tips dari saya ya :

Aneka wadah untuk menyemai
- Wadah penyemaian bisa menggunakan apa saja yang memungkinkan, dari tray khusus untuk   pembibitan, polibek, pot hingga mendaur ulang berbagai kemasan / wadah makanan. Namun lebih     baik jika ada penutupnya sehingga mirip greenhouse untuk menjagu suhu dan kelembabannya.
Media tanam yang subur dan gembur

- Media semai yang ideal adalah media semai yang poros / gembur. Bila disiram air tidak akan   menggenang lama. Bisa berupa campuran tanah dengan kompos maupun pupuk kandang,           untuk menambah keporosannya bisa ditambahkan arang sekam atau pasir.

- Alangkah lebih baiknya jika di lakukan sterilisasi dulu pada media tanam terutama tanah. Bisa dengan cara di sangrai, di kukus, di oven dan lain sebagainya untuk mencegah serangan hama dan penyakit yang bisa menyerang benih maupun bibit nantinya.

-Selain penyemaian dengan media tanah bisa pula hanya dengan menggunakan tisu, kapas, rockwool dsb.

-Untuk memperbesar dan mempercepat kemungkinan berhasil tumbuhnya, benih bisa di rendam dulu dengan zpt.

Panduan sederhana penyemaian benih tanaman
- Untuk benih yang halus seperti butiran pasir atau bahkan lebih halus lagi, misalnya benih mint, petunia, torenia, chamomile dan lainnya. Menanamnya cukup di taburkan secara merata dipermukaan media tanam dan jangan ditutupi lagi dengan tanah. Siram kabut dengan sprayer. Untuk menjaga kelembabannya tutup bagian atas pot dengan plastik bening.

- Untuk benih berukuran sedang seperti marigold, cosmos, zinnia, tomat dan lainnya tanamlah sedalam 0,5 - 1 cm. Siram secara perlahan dan jaga kelembabannya.

- Untuk benih berukuran besar seperti nasturtium, kapri, bunga matahari, labu dan lainnya maka  kedalamannya sekitar 1-2 cm. Siram seperti biasa dan tetap jaga kelembabannya.

Setelah disemai letakkan di lokasi yang yang terlindungi dari hujan deras dan sengatan sinar matahari langsung. Jika sudah tumbuh barulah mulai dikenalkan dengan sinar matahari secara bertahap sesuai kebutuhan dari jenis tanamannya.

Catatan :

* Panduan di atas adalah standar penanaman benih tanaman, namun tidak menjadi kepastian tumbuh (germinasinya benih).
Karena berhasil tumbuhnya benih tergantung banyak hal, kualitas benih, kualitas media tanam, kondisi lingkungan dan perlakuan / perawatan penanam.
Bahkan jika semua standar sudah terpenuhi, beberapa benih tanaman memang secara alami dari sononya memiliki tingkat germinasi yang rendah, misalnya rosemary dan lavender.

* Jika benih yang ditanam lebih besar dari pasir tapi lebih kecil dari biji tomat atau cosmos, misalnya benih sawi dan selada artinya kedalaman penanaman ambil di tengahnya yaitu 0,3-0,5 cm.
Praktisnya saya sebut kedalaman seujung kuku. Yaitu semai di lapisi media tanam tipis yang hanya sekedar untuk menutupi benihnya saja.

Baca juga kisah dan tips saya sewaktu menumbuhkan Rudbeckia Cherrybrandy dan Torenia Lemon drop yang bijinya halus di artikel beberapa tips awal berkebun.

Kilas balik tahun 2010 saya awali dengan menanam kemangi, mint, kol dan brokoli serta lainnya, alhamdulillah sukses meskipun mungkin untuk kol dan brokoli tidak semaksimal di daerah dingin (karena saya di dataran rendah). Tapi yang jelas saat itu saya bangga dan bahagia ketika memanen apa yang beberapa bulan sebelumnya saya tanam dari biji.

Waktu berlalu dan saya keranjingan mencoba menanam hampir biji apa saja bahkan yang dibilang mustahil bukan cuma untuk dataran rendah tapi juga di katakan mustahil bahkan untuk Indonesia.
Sebut saja lavender, geranium, gerbera, rosemary, asparagus, dan lainnya yang bahkan saya tak sanggup menyebutkannya satu persatu karena sangat banyak.
Apakah saya sukses ? tidak juga. Kegagalan saya mencapai 50 % , ada yang sama sekali tak mau tumbuh, ada yang tumbuh namun belum sebulan tewas, adapula yang malah menjelang dewasa juga mati, entah karena hama penyakit ataupun salah perlakuan dan sebagainya.

Beberapa yang berhasil sampai dewasa dan menghasilkan diantaranya strawberry, gerbera, asparagus dll.

Apakah saya putus asa dan menyerah ? Oh no, bahkan untuk yang sudah 2-3 kali gagal pun saya belum menyerah, tetap berniat mencoba kalau ada kesempatan.
Padahal tak terhitung berapa kerugian karena kegagalan demi kegagalan, ya rugi materi, rugi waktu termasuk korban perasaan karena kecewa. Bayangkan misalnya benih yang mahal, susah dicari, menunggunya lama karena kadang harus impor, kemudian disemai dan dirawat penuh perhatian eh ternyata tak sesuai harapan. Semua karena tekad bercampur nekat hihi...

Namun suka dukanya di situ kan gardeners ? 
Karena jika ada benih yang berhasil tumbuh dan bertahan hingga panen, bagaikan melihat bayi yang lahir kemudian tumbuh melewati berbagai rintangan hingga berhasil lulus ujian dan berhasil jadi sarjana. Berasa jadi orangtua banget hehe...

Jadi jangan sampai ragu mencoba karena takut gagal ya kawan.. Anda dan benih yang anda tanam mungkin lebih tangguh dari yang dikira. Good luck  all ...  ^_^






10 comments:

  1. Aku klo nutup bagian atas dg plastik, kadang tumbuh jamur :( . Apa krn media tanamnya terlalu basah ya mba?.
    Sdh 3 thn aku nyoba semai bibit bunga popy asal swiss belum berhasil. Benihnya spt pasir. Ga ada yg numbu sdh coba byk cara. Thn ini pengen coba lagi :) .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal bunga poppy biasanya mudah tumbuh seperti snapdragon. Saya 2 kali nyoba sukses numbuhinnya tapi gagal membesarkannya :D
      Udah dicoba nyemai langsung di pot tanaman lain ? Kadang suhu dan kelembabannya pas karena di bawah naungan tanaman di atasnya

      Delete
  2. Terimakasih ilmunya.Bermanfaat sekali.😊

    ReplyDelete
  3. Terimakasih ilmunya.Bermanfaat sekali.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf komennya mbak ngga sengaja terlewat :(
      Sama-sama mbak Irma, terimakasih sudah berkenan berkunjung ya :)

      Delete
  4. Mbak pernah nanem aster dr biji blm? Caranya gimana ya.. kususnya d dtrn rendah.. saya coba semai berkali-kali gagal.. :'(

    ReplyDelete
  5. Mbak pernah nanem aster dr biji blm? Caranya gimana ya.. kususnya d dtrn rendah.. saya coba semai berkali-kali gagal.. :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pernah, kalau dari biji yang lebih mudah tumbuh dan toleran panas dibanding aster jenis lain adalah aster matsumoto kalau berdasarkan pengalaman saya sih.

      Benihnya cuma saya tabur di bawah pohon mawar lalu saya tutupi tipis dengan tanah berpasir halus.
      Kalau mau melihat bunganya ada di artikel bulan April 2016 yang berjudul apa kabar kebunku :)

      Delete
  6. Apa punya pengalaman nanem chammomile dari benih mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah mbak, tapi mati sebelum dewasa. Kalau ngga akibat kebasahan ya kekeringan.
      Sepertinya masih kurang telaten merawatnya :(

      Delete

Budayakan komentar yang baik ya...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...